Sekolah sma ngeri 7 denpasar adalah salah satu sekolah model yang harus dicontoh, baik fasilitas maupun siswanya. Siswa sekolah model muridnya juga model, sebagian bahkan sekitar 85% murid sekolah model ingin menjadi model dengan melanggar peraturan sekolah, seperti misalnya : siswa siswi perempuan yang memakai rok diatas lutut , dan memakai kaos kaki dibawah mata kaki sehingga tidak terlihat mereka memakai kaos kaki mereka memakai kaos kaki yang pendek bahkan tidak keliatan..
Murid sekolah model juga memakai baju yang ngepress body , dikecilin. Peraturan sekolah 4 jari harus bias masuk ke lengan seragam. Sedangkan mereka melanggar bahkan untuk masuk 2 jari aja tidak bias. Bayangkan betapa kecilnya baju mereka
pelanggaran lainnya adalah masih saja ada siswa dan siswi sisma yang memakai tali sepatu selain warna hitam sedangkan mereka memakai tali sepatu berwarna putih, coklat dan lain-lain. Kaos kaki saja melanggar, bagaimana dengan sepatu ? kadang masih saja ada yang melanggar. Seperti misalnya ada siswi yang memakai sepatu coklat atau semi hitam. Walaupun tidak ada sidak tetapi mereka tidak sadar bahwa mereka sudah melanggar aturan sekolah
terlepas dari baju, sepatu, rok dan tali sepatu. Masih ada lagi yang mereka langgar yaitu rambut
masih saja terdapat siswi yang rambutnya digerai, ketika ada guru saja mereka mengikat rmbut mreka sdgkan ketika tidak ada guru mereka melepas rambt mereka, namanya juga model. Peraturan sekolah siswi harus mengikat rmbut mereka agar rapi. Terlepas dari siswi cewek. Siswa cowok pun bermasalah pada rambut. Mereka umumnya malas untuk memotong rambut mereka. Sehingga masih ada siswa yang rambutnya melewati telinga.




1 komentar:
sealakadabra nya aja pak
Posting Komentar